Dikutip dari Reuters, menurut data Energy Information Administration (EIA), permintaan bensin mingguan mencapai rekor tertinggi, yaitu 9,84 juta barel pada pekan lalu. Aktivitas pengilangan yang kuat juga mendorong permintaan minyak mentah, di mana permintaannya mencapai 123 ribu barel per hari pada pekan lalu.
Sementara itu, di sisi persediaan, EIA mencatat penurunan sebanyak 1,5 juta barel pada pekan lalu. Angka ini setengah lebih kecil dibandingkan prediksi analis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, produksi organisasi negara-negara pengekspor minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) juga naik pada bulan Juli silam. Hal ini ditopang perbaikan suplai dari Libya dan juga peningkatan ekspor dari Iran.
Lihat juga:Kementerian ESDM Punya Dirjen Migas Baru |