Dikutip dari Reuters, berkibarnya nilai tukar dolar AS tehadap beberapa mata uang menekan harga minyak. Sebab, kuatnya mata uang Dollar membuat harga minyak dengan denominasi dolar AS menjadi lebih mahal dibandingkan mata uang lainnya. Adapun, beberapa investor sempat mengalihkan perhatiannya ke emas dan minyak kemarin seiring meningkatnya ketegangan antara AS dan Korea Utara.
Di sisi lain, produksi kilang-kilang di China mencapai titik rendah sejak September tahun lalu. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa permintaan China akan melemah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT