Menkominfo: Indonesia Akan Jadi Pusat Ekonomi ASEAN
Patricia Diah | CNN Indonesia
Minggu, 27 Agu 2017 14:08 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut bahwa Indonesia akan menjadi pusat dari ekonomi digital di kawasan ASEAN. Ia meramal, hal itu akan terjadi pada tahun 2020 mendatang.
Apalagi, Rudiantara menilai, pasar terbesar di ASEAN berada di Indonesia. "Masa pasar paling besar di Indonesia, tapi aktivitas regionalnya ada di tempat lain," ujarnya usai Parade 50 ASEAN di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (27/8).
Sebagai pasar terbesar, ia menyampaikan, Indonesia harus terus mendorong investasi pihak luar ke Indonesia. Namun demikian, investasi itu tidak hanya untuk kepentingan Indonesia saja, tapi juga untuk kepentingan ASEAN.
Salah satu contoh, kata Rudiantara, terkait dengan pendirian Research & Development (R&D) oleh Apple di Indonesia. Perusahaan bergengsi yang tergabung dalam Silicon Valley di Amerika Serikat tersebut baru memiliki dua unit R&D di luar markasnya.
"Apple kan mendirikan R&D di luar Amerika, nomor dua ada di Indonesia, ini harus dikembangkan. Tidak hanya untuk Indonesia, harus dikembangkan (Indonesia) jadi hub atau center untuk ASEAN," tutur dia.
Potensi lain yang dimiliki oleh Indonesia untuk bisa menjadi pusat digital ekonomi di ASEAN, yakni puncak bonus demografi yang akan terjadi di tahun 2028 mendatang.
"Tahun 2028 tinggal 10 tahun lagi, dekat, kita harus rebut, manfaatkan, kita juga harus datangkan orang untuk investasi di Indonesia. Bukan hanya uang, tapi juga sumber daya manusia," terang dia. (bir)
Apalagi, Rudiantara menilai, pasar terbesar di ASEAN berada di Indonesia. "Masa pasar paling besar di Indonesia, tapi aktivitas regionalnya ada di tempat lain," ujarnya usai Parade 50 ASEAN di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (27/8).
Lihat juga:Ramayana Tutup Delapan Gerai Karena Merugi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apple kan mendirikan R&D di luar Amerika, nomor dua ada di Indonesia, ini harus dikembangkan. Tidak hanya untuk Indonesia, harus dikembangkan (Indonesia) jadi hub atau center untuk ASEAN," tutur dia.
"Tahun 2028 tinggal 10 tahun lagi, dekat, kita harus rebut, manfaatkan, kita juga harus datangkan orang untuk investasi di Indonesia. Bukan hanya uang, tapi juga sumber daya manusia," terang dia. (bir)