Pertamina pun diminta segera membangun Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) di setiap pelabuhan perikanan yang ada di Indonesia.
Direktur Jendral Perikanan Tangkap Sjarief Widjaya menyebut, hingga saat ini stasiun pengisian bahan bakar hanya ada di 220 pelabuhan. Jumlah tersebut bahkan tidak menyentuh setengah dari keseluruhan pelabuhan yang ada di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KKP sendiri memiliki 890 pelabuhan yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun, tidak semua pelabuhan memiliki stasiun pengisian bahan bakar. Tentu menurut Sjarief hal ini sangat menyulitkan nelayan yang menggunakan bahan bakar sebagai modal utama untuk menjalankan usahanya.
Terkait subsidi bahan bakar untuk nelayan dengan kapal berukuran di bawah 5 Gross Tone yang rencananya akan dihapuskan, Sjarief menyebut hal tersebut hingga saat ini belum lagi ditindak lanjuti.
Kementeriannya justru lebih fokus pada ketersedian BBM untuk memenuhi kebutuhan nelayan.
"Bukan soal subsidi BBM-nya mau dicabut, tapi yang penting tersedia, ada atau tidak ada bbmnya. Kalau BBM sudah ada, toh nelayan mau harga bbm berapapun pasti dibeli kan, cabut subsidi itu urusan nanti," kata Sjarief.