Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terintegrasi Bandara Kertajati

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Senin, 23/10/2017 15:19 WIB
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terintegrasi Bandara Kertajati Pemerintah berencana mengintegrasikan kereta cepat rute Jakarta-Bandung dengan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajari, Majalengka. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah berencana mengintegrasikan kereta cepat rute Jakarta-Bandung dengan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Majalengka.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan usai rapat internal bersama Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan.

Hadir pula dalam rapat antara lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.


"Ada peluang dikaitkan dengan Kertajati menjadi satu kesatuan. Biayanya bisa ditekan lagi," ujar Luhut, Senin (23/10).


Rencana penyatuan rute transportasi umum itu disusun karena merupakan bagian dari proyeksi pembangunan Jakarta-Bandung 2030. Transportasi yang terintegrasi, kata Luhut, sangat dibutuhkan masyarakat.

Kendati demikian, pembangunan masih membutuhkan pembahasan mendalam, terutama mengenai kawasan yang akan dilalui. Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah pembangunan 81 KM di bagian atas permukaan tanah dan 20 KM terowongan.

"Itu menjadi perhatian Kementerian PUPR untuk teknologinya supaya betul-betul karena daerah gempa," ucap mantan KSP ini.

Terkait pendanaan, kata Luhut, proyek ini membutuhkan anggaran sekitar US$5,6 miliar. Mayoritas dana ini diberikan investor China.