FOTO: Cahaya Memencar dari Dusun Saruan Setelah 72 Tahun

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi, CNN Indonesia | Rabu, 25/10/2017 17:29 WIB

Ogan Komering Ulu, CNN Indonesia -- Setelah 72 tahun tak 'dijamah' PLN, warga Dusun Saruan, Desa Merbau, akhirnya menikmati aliran listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro.

Upaya Indonesia mengejar target pertumbuhan ekonomi 7 persen pada 2019 dihadapkan pada masalah minimnya infrastruktur dasar di pelbagai daerah. Kendala elektrifikasi serta sarana transportasi yang tidak memadai masih menjadi masalah klasik yang belum tuntas tertangani. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).
Suasana Dusun Saruan, Desa Merbau, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan. Dusun yang berada di atas perbukitan ini belum terjamah fasilitas listrik dari PLN selama hampir 72 tahun. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).
Selama ini, masyarakat hanya mengandalkan pembangkit listrik swadaya berupa mesin diesel berbahan bakar minyak tanah dan turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sederhana dan hanya 21 kepala keluarga yang menikmati listrik. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).
Listrik hanya dinikmati pada malam hari, karena listrik yang dihasilkan dari turbin air hanya mampu menghasilkan 5 KW dan hanya cukup untuk menyalakan 3 lampu dan satu buah televisi satu rumah. Sementara, 12 keluarga lainnya bahkan belum menikmati listrik sama sekali. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).
Saat ini, suasana gelap berangsur hilang, kini seluruh masyarakat dapat menikmati listrik selama 24 jam. Program Desa Energi Mandiri telah menyediakan turbin Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) untuk mengaliri listrik bagi warga Dusun Saruan. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).
Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) ini mampu menghasilkan listrik 10 KW dengan memanfaatkan aliran Danau Ranau di desa itu. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).
Warga Dusun Saruan, Desa Merbau, sangat bersyukur karena mereka berhasil mandiri dalam penyediaan energi listrik. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).
Data dari Dinas Pertambangan dan Energi setempat, sampai 2016, masih ada 300 Desa di Provinsi Sumatra Selatan yang belum dialiri listrik. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi).