Pengusaha Masih Bakal Wait and See Tahun Depan

Dinda Audriene Muthmainah , CNN Indonesia | Selasa, 05/12/2017 15:13 WIB
Pengusaha Masih Bakal <i>Wait and See</i> Tahun Depan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2018 di kisaran 5,05 persen, seiring masih wait and see-nya pelaku usaha. (CNN Indonesia/Galih Gumelar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2018 mendatang akan berada di kisaran 5,05 persen sampai 5,2 persen atau di bawah target pemerintah 5,4 persen. Hal ini seiring masih akan wait and see-nya sejumlah pelaku usaha dalam melakukan ekspansi bisnis di tengah tahun politik. 

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani menjelaskan, perkiraan pertumbuhan ekonomi tersebut seiring dengan bakal berlangsungnya 171 pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tahun depan.

"Dinamika politik akan sangat berpengaruh apabila tidak dikelola dengan baik. Sebagian pelaku itu menunggu (wait and see)," ungkap Hariyadi, Selasa (5/12).



Menurut Hariyadi, dalam mengelola perekonomian, dinamika politik memegang peranan penting karena dampaknya yang bisa menimbulkan perpecahan hingga menimbulkan gap yang besar antar masyarakat.

Selain tahun politik, pelaku usaha juga mencermati berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah nantinya. Jika berlawanan dengan kemudahan berusaha, maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi itu sendiri.

"Ini juga bergantung pada konsistensi peraturan-peraturan atau kebijakan tentang kelangsungan usaha dan membuat semakin berdaya saing," terang Hariyadi.


Lebih lanjut ia menyatakan, pelaku usaha berharap pemerintah melakukan upaya maksimal dan out of the box untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi tahun depan.

"Apabila upaya sama dengan 2017, maka akan sulit mencapai 5,2 persen," kata Hariyadi.

Terkait sektornya sendiri, Apindo melihat terdapat dua sektor dunia usaha yang akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi tahun 2018, yakni pariwisata dan industri kreatif. (agi/agi)