Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Yulianto Aji Sadono, mengungkapkan, penguatan ini membuat nilai kapitalisasi pasar tumbuh sebesar 1,59 persen menjadi Rp6,8 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rata-rata frekuensi transaksi harian BEI mengalami perubahan 7,72 persen menjadi 271,1 ribu kali transaksi," sambung Aji.
"Meski sepanjang tahun ini pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih Rp39,8 triliun," terang Aji.
Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama berpendapat, kenaikan signifikan yang terjadi pada IHSG ditopang oleh kenaikan peringkat surat utang Indonesia oleh Fitch Ratings menjadi BBB dari BBB-.
"Kekuatan terbesar pekan ini dari Fitch Ratings memang sampai tembus ke 6.200," kata Nafan.
Tak hanya akan berimbas positif pada pekan ini, kenaikan peringkat oleh lembaga pemeringkat internasional tersebut juga diakui Nafan akan menopang pertumbuhan ekonomi tahun 2018.
"Ini juga akan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan," sambungnya.
Selain itu, aksi window dressing oleh sebagian emiten dan perusahaan manajer investasi rupanya juga menambah deras transaksi saham pada pekan ini. Alhasil, laju IHSG pun ikut terkerek dan hampir setiap hari mencatatkan rekor tertingginya.
"Window dressing dilakukan pelaku pasar lokal dalam rangka mempercantik portofolio mereka, adapun dari sisi emiten mereka mempercantik laporan keuangan," pungkas Nafan.
(ard)