"Sesudah kami umumkan impor, terjadi juga penurunan sampai beberapa ratus rupiah sampai dengan Rp700," tutur Enggar dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Kamis (18/1).
Kendati demikian, ia mengakui, memang penurunan harganya belum kentara. Maklum, pedagang beras di pasaran masih membutuhkan pasokan tambahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap, beras impor sudah sampai pada pertengahan Februari 2018 nanti. Dengan demikian, harga beras medium dapat berangsur normal kembali.
"Dan insyaallah bisa dilakukan lelang untuk menentukan siapa eksportir yang bisa memasok," terang Djarot.
Eksportir tersebut nantinya, kata Djarot, tidak boleh memasok beras melebihi waktu yang ditentukan, yakni akhir bulan depan.
Sementara berdasarkan perhitungannya kapal pertama bisa sampai di Indonesia pada pertengahan Februari 2018.
"Kalau besok sudah ada keputusan pemenang tender dengan jumlah sebanyak 500 ribu ton, paling tidak dibutuhkan 25 kapal. Kapal pertama datang paling cepat 10-15 hari,”pungkasnya. (bir)