Jepang Kagum Rencana Kerja RI Bangun Pelabuhan Patimban

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Sabtu, 20/01/2018 01:51 WIB
Jepang Kagum Rencana Kerja RI Bangun Pelabuhan Patimban Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut, pemerintah Jepang kagum dengan kerja Indonesia dalam menyelesaikan rencana pembangunan Pelabuhan Patimban. (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah Jepang kagum dengan kerja Indonesia dalam menyelesaikan rencana pembangunan Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat.

Proyek ini rencananya turut dibiayai Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) sebesar 118,9 juta yen atau sekitar Rp 14,17 triliun.

“Jepang mengakui proyek Patimban speed-nya cepat sekali. Kalau yang harusnya 3 tahun ini setahun. Jadi tahun depan sudah jadi,” ujar Budi Karya usai mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu delegasi khusus Perdana Menteri Jepang Toshihiro Nikai, di Kompleks Istana Bogor, Kamis (9/1).


Budi menjelaskan, Pelabuhan Patimban diperkirakan dapat dioperasikan Maret 2019. Pelabuhan ini nantinya berkapasitas 7 juta TEUs (twenty-foot equivalent unit).

Jepang dan Indonesia akan membicarakan lebih lanjut mengenai operator pelabuhan. Namun, Budi menekankan Indonesia akan menjadi operator mayoritas pelabuhan ini.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menuturkan, ground breaking Pelabuhan dilakukan Maret mendatang. Hal itu juga telah disetujui Utusan Khusus Perdana Menteri bidang Infrastruktur Hiroto Izumi tadi.

Pada tahap pertama, pembangunan pelabuhan ini diperkirakan membutuhkan anggaran Rp17,16 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp14,17 triliun akan dipenuhi dari pinjaman JICA.

Adapun secara total, pembangunan Pelabuhan Patimban membutuhkan anggaran Rp43 triliun. (agi/agi)