Agus memaparkan, terdapat beberapa faktor baik dari dalam maupun luar negeri yang perlu diwaspadai oleh BI terkait kebijakan suku bunga. Dari luar negeri, Agus menyebutkan, terdapat potensi Fed Fund Rate (FFR) menaikan tingkat suku bunganya.
"Kami juga melihat, di dalam negeri ada pengelolaan inflasi yang perlu dilakukan karena di akhir tahun 2017 ada tekanan inflasi. BI melihat, kalau melakukan penyesuaian policy rate mungkin ruangnya sudah tidak besar," ujar Agus dikutip, Kamis (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu juga kebijakan makroprudensial dan itu secara umum akan membuat likuiditas perbankan lebih baik dan pasar keuangannya lebih dalam," imbuhnya.
Adapun, pada Januari 2018, BI tetap mempertahankan suku bunga acuan BI 7DRRR di angka 4,25 persen.Suku bunga simpanan (deposit ficility) dan suku bunga pinjaman (lending facility) juga dipertahankan masing-masing di 3,5 persen dan 5,0 persen (agi)