Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengungkapkan perseroan masih bernegosiasi dengan perusahaan pelat merah migas Aljazair Sonatrach. Hal tersebut mencakup seluruh syarat dan ketentuan rencana ekspansi.
"Rencananya, kami maunya cepat tahun ini. Tetapi, bergantung dari tim juga dan bergantung syarat dan ketentuan yang diberikan Sonatrach kepada kami nanti," ujarnya di Kantor Pusat Pertamina, Rabu (14/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penggunaan fasilitas di MLN kan masih belum optimal. Nanti, produksi bisa bergabung dengan yang ada sekarang (MLN) jadi keekonomian agak lebih bagus," katanya.
"Kami belum bisa berbicara investasi dan segala macam kan kami baru berbicara ingin mengambil blok itu," imbuh dia.
Dalam kesempatan berbeda, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyatakan pemerintah mendukung rencana pengembangan yang dilakukan perseroan. Rencana ekspansi tersebut telah dibicarakan Arcandra saat bertemu dengan petinggi Kementerian Energi Algeria dalam kunjungan kerjanya pekan lalu.
"Kami berbicara pengembangan lapangan MLN milik Pertamina sehingga produksinya bisa naik," pungkasnya. (bir)