BI Ramal Ekonomi Kuartal I Hanya Tumbuh 5,11 Persen

Dinda Audriene Muthmainah, CNN Indonesia | Rabu, 18/04/2018 17:56 WIB
BI Ramal Ekonomi Kuartal I Hanya Tumbuh 5,11 Persen Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan prediksi pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini tetap di kisaran 5,1 persen hingga 5,5 persen. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2018 hanya 5,11 persen. Angka itu lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2017 yang mencapai 5,19 persen.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan prediksi pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini tetap di kisaran 5,1 persen hingga 5,5 persen.

"Kalau BI pertumbuhan ekonomi 5,1 persen sampai 5,5 persen, mungkin kuartal I 2018 ada di 5,11 persen," ucap Agus, Rabu (18/4).



Secara terpisah, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menyebut pertumbuhan ekonomi berpotensi naik lebih tinggi pada kuartal II dan kuartal III. Untuk itu, ia masih cukup percaya diri pertumbuhan ekonomi hingga akhir 2018 tumbuh positif.

"Kami melihat untuk 2018 untuk pertumbuhan ekonomi akan berada di atas 2017," tutur Dody.

Pada tahun lalu, pertumbuhan ekonomi dalam negeri tercatat sebesar 5,07 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada 2016 yang hanya 5,02 persen.


Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 mencapai angka 5,4 persen.

Sementara itu, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Doddy Zulverdi mengatakan tingkat inflasi pada Ramadan dan Lebaran tahun ini diprediksi tidak setinggi 2017 kemarin.

"Ini karena kemampuan pemerintah kendalikan suplai sudah baik," ucap Doddy.


Ia juga menampik jika turunnya tingkat inflasi pada Ramadan dan Lebaran tahun ini disebabkan lemahnya permintaan masyarakat, khususnya di sektor ritel.

"Tapi mungkin pola konsumsinya ada perubahan," imbuh Doddy. (lav/bir)