Serangan Teroris Tak Ganggu Ekonomi Riau dan Batam

Yuli Yanna Fauzie, CNN Indonesia | Rabu, 16/05/2018 15:09 WIB
Serangan Teroris Tak Ganggu Ekonomi Riau dan Batam BP Batam memastikan serangan teroris di Mapolda Riau tidak akan menganggu ekonomi dan investasi di Riau dan Batam. (ANTARA FOTO/FB Anggoro).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) memastikan serangan teroris di Markas Kepolisan Daerah (Mapolda) Riau tidak akan mengganggu ekonomi dan investasi daerah setempat, termasuk Batam yang notabene sebagai pintu masuk perdagangan bebas.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengaku institusi yang dipimpinnya terus memantau perkembangan terkini dari serangan teroris. Selain itu, BP Batam juga terus memantau dampak yang mungkin ditimbulkan dari peristiwa tersebut.

"Batam tetap aman, namun semua pihak tetap waspada. Kami terus meyakinkan para pelaku usaha bahwa kondisi di Batam aman terkendali. Pelayanan publik terus diperbaiki, sehingga potensi investasi terus terjaga," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (16/5).



Di sisi lain, ia memastikan daya tarik investasi di Batam tetap menjadi perhatian para investor. Hal ini terbukti dari pertumbuhan investasi yang meningkat hingga empat kali lipat dari tahun kemarin.

"Sejauh ini, kinerja ekonomi di Kepulauan Riau tetap baik, mencapai 4,47 persen pada tahun lalu," imbuhnya.

Pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB, sekelompok teroris beranggotakan empat orang menyerang Mapolda Riau dengan menggunakan kendaraan roda empat Toyota Avanza. Kelompok tersebut menabrak anggota Provost Polda Riau dan turut melukai dua wartawan yang hendak meliput jumpa pers.


Kapolda Riau Irjen Nandang menuturkan satu anggota polisi yang ditabrak menggunakan mobil oleh empat pelaku meninggal. "Korban dari kami ada dua. Satu luka-luka, satu meninggal dunia," katanya.

Namun setelah itu, polisi berhasil melumpuhkan empat terduga teroris yang menyerang. Ia mengatakan tiga orang yang turun dari mobil lantas menghunuskan senjata tajam dan hendak menyerang polisi, tetapi berhasil dilumpuhkan.

Sedangkan, satu orang terduga teroris yang berada di dalam mobil juga dilumpuhkan karena mengenakan rompi diduga berisi bom. Identitas mereka belum diungkap. (bir)