Bursa Saham China Terpukul Perang Dagang
Christine Novita Nababan | CNN Indonesia
Selasa, 19 Jun 2018 12:13 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Bursa saham Asia terdampak perang dagang yang dilakukan Amerika Serikat dan China, terutama bursa saham China. Indeks Hang Seng dan Shanghai Composite menunjukkan penurunan lebih dari dua persen sejak diperdagangkan pagi hari hingga hari penutupan, Selasa (19/6).
Mengutip CNN.com, indeks utama di beberapa negara kawasan juga ikut melorot, termasuk Jepang dan Korea Selatan.
Penurunan indeks terjadi setelah peningkatan tensi perang dagang antara AS dan China, dua ekonomi terbesar di dunia.
Seperti diketahui, balas membalas perang dagang antara AS dan China semakin sengit. Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump meneken kebijakan tarif untuk produk-produk asal China senilai US$50 miliar, yang kemudian dibalas oleh China.
Namun, balasan China tersebut memicu Trump mempertimbangkan kenaikan tarif baru untuk produk-produk senilai US$200 miliar.
Tak cuma bursa saham China yang merespons negatif perang dagang, tetapi juga bursa saham AS. Indeks Dow Jones tercatat turun 0,8 persen. (bir)
Mengutip CNN.com, indeks utama di beberapa negara kawasan juga ikut melorot, termasuk Jepang dan Korea Selatan.
Penurunan indeks terjadi setelah peningkatan tensi perang dagang antara AS dan China, dua ekonomi terbesar di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, balasan China tersebut memicu Trump mempertimbangkan kenaikan tarif baru untuk produk-produk senilai US$200 miliar.
Tak cuma bursa saham China yang merespons negatif perang dagang, tetapi juga bursa saham AS. Indeks Dow Jones tercatat turun 0,8 persen. (bir)