Mendag Akui Gagal Kendalikan Harga Ayam Saat Lebaran

SAH, CNN Indonesia | Jumat, 22/06/2018 19:38 WIB
Mendag Akui Gagal Kendalikan Harga Ayam Saat Lebaran Ilustrasi daging ayam. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito mengakui gagal mengendalikan harga daging ayam pada Lebaran 2018 kemarin. Tapi, kegagalan tersebut lebih disebabkan oleh kurangnya pasokan daging ayam.

"Jadi bukan karena penimbunan," katanya di Kantor Kementerian Perdagangan, Jumat (22/6).

Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional sepekan menjelang Lebaran 2018 kemarin naik tajam. Bahkan, harga ayam sempat menyentuh Rp60 ribu atau naik dua kali lipat jika dibandingkan dengan hari biasa.



Di pasar tradisional Jember misalnya, harga daging ayam tiga hari menjelang lebaran dibanderol Rp50 ribu- Rp60 ribu per kilogram. Padahal pekan sebelumnya harganya masih Rp35 ribu per kilogram.

Enggar mengatakan Kementerian Perdagangan telah mengatasi masalah tersebut sebelum Lebaran dengan menggelar operasi pasar.

Selain operasi pasar agar harga turun Kementerian Perdagangan juga meminta peternak besar mengeluarkan stok daging ayam mereka.


"Karena kalau disimpan peternak rugi karena dia harus beri makan," katanya.

Walaupun gagal mengendalikan harga daging ayam, Enggar mengatakan secara keseluruhan harga kebutuhan pokok pada Lebaran 2018 ini cukup stabil.

"Tapi ini bukan karena kerja Kementerian Perdagangan tapi seluruh pihak di bawah pimpinan Presiden Jokowi," katanya.

(agt/bir)