OJK Resmi Tunjuk Inarno Djayadi jadi Bos Baru Bursa Efek

Dinda Audriene Muthmainah , CNN Indonesia | Jumat, 22/06/2018 20:07 WIB
OJK Resmi Tunjuk Inarno Djayadi jadi Bos Baru Bursa Efek Meski OJK telah memutuskan direksi baru BEI periode ke depan, tetapi jajaran direksi yang baru mulai efektif setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI digelar. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan Inarno Djayadi sebagai bos baru Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2018-2021. Saat ini, Inarno merupakan salah satu Komisaris di BEI.

Berdasarkan surat yang diterima CNNIndonesia.com, jabatan lainnya juga akan diisi oleh IGD N Yetna Setia sebagai Direktur Penilaian Perusahaan, Laksono Widito Widodo sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, dan Kristian Sihar Manullang sebagai Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan.

Kemudian, Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko diduduki oleh Fithri Hadi, Direktur Pengembangan diisi oleh Hasan Fawzi, dan Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia ditempati oleh Risa Effennita Rustam.



Merespons informasi surat tersebut, Direktur Utama BEI saat ini Tito Sulistio membenarkan hal tersebut. Namun, ia belum berkomentar lebih jauh terkait keputusan OJK ini.

"(Surat) tersebut benar," ucap Tito kepada CNNIndonesia.com, Jumat (22/6).

Meski OJK telah memutuskan direksi baru BEI periode ke depan, tetapi direksi ini baru akan mulai efektif setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI digelar.

Pada pencalonan direksi BEI periode 2018-2021 terdapat empat tim kerja yang mencalonkan diri. Salah satunya, Tito bersama Alpino Kianjaya, Erna Dewayani, Edgar Ekaputra, Abdul Munim, Hasan Fawzi, dan Chaeruddin Berlian.


Tim kerja lainnya, yakni digawangi oleh Boyke Wibowo Mukiyat dan beranggotakan Ignatius Girindro Sri Nirbito, Jeffry Wikarsa, Mas Mokhamad Sudarmaji, Kristian Sihar Manullang, Poltak Hotradero, dan Susi Meilina.

Kemudian tim lainnya, yaitu Inarno Jayadi, Anita, Andy Salah, Johannes Liaw, Zaki Mubarak, John Tambunan, dan Justisia Tambunan.

Tim terakhir diketuai oleh Laksono Widodo, di mana anggotanya terdiri dari Rudy Utomo, Nyoman, Fithri Hadi, Risa Guntoro, Arisandhi Indrodwisatio, dan Adrian Rusmana (agi/bir)