Menpar Yakin Tax Refund Efektif Perkuat Wisata Belanja

Lavinda, CNN Indonesia | Sabtu, 04/08/2018 08:29 WIB
Menpar Yakin Tax Refund Efektif Perkuat Wisata Belanja Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Dok. Kementerian Pariwisata)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pariwisata Arief Yahya meyakini kebijakan pengembalian pajak (tax refund) yang efektif akan menjadi daya tarik bagi wisata belanja di Indonesia.

Menurut dia, tax refund di Indonesia perlu diatur untuk mewujudkan Indonesia sebagai destinasi wisata belanja yang bersaing di tingkat regional dan global.

"Sistem tax refund bagi para wisatawan asing perlu dikaji bersama dengan Kementerian Keuangan dan harus dibarengi komitmen semua anggota Hippindo," kata Arief Yahya seperti dikutip dari Antara, Jumat (3/8).


Arief juga mendorong anggota Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) untuk mendaftar sebagai Pengusaha Kena Pajak dan Toko Kena Pajak.

Dengan begitu, tax refund akan benar-benar menjadi daya tarik wisata belanja yang lebih mudah dipromosikan.

Ia menilai perlunya upaya untuk meningkatkan jumlah PKP (Pengusaha Kena Pajak) Toko Retail sehingga jumlah peserta tax refund semakin banyak di Tanah Air.

Meski begitu, ia menegaskan perlu adanya penyesuaian dalam sejumlah peraturan tax refund.

Ia merinci, peraturan tax refund yang perlu dikaji kembali antara lain terkait perlunya ada relaksasi peraturan dari nilai belanja Rp5 juta dalam satu faktur agar dapat diturunkan menjadi Rp1 juta dalam satu faktur.

"Selain itu perlu juga menyederhanakan proses pengembalian pajak dan memperpanjang waktu klaim," katanya.

Saat ini, tercatat waktu klaim hanya selama 1 bulan setelah pembelian, padahal di negara lain bisa sampai 3 bulan sehingga wisatawan memiliki kesempatan yang lebih panjang untuk dapat memprosesnya bahkan saat berkunjung kembali ke negara yang dimaksud. (Antara)