Awalnya Lira diperdagangkan pada 6,0900 pada 06.35 GMT. Namun nilainya mulai melemah dan menurun dengan nilai penutupan 6,0600 pada Selasa (21/8).
Lira kehilangan 37 persen dari nilainya tahun ini karena krisis mata uang yang dipicu oleh kekhawatiran atas pengaruh Presiden Tayyip Erdogan atas kebijakan moneter. Hal ini diperparah dengan perselisihannya dengan Washington.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Warga Turki Tukarkan Dolar AS ke Lira |
Perdagangan tersebut jauh lebih tipis dari biasanya dan kemungkinan hal ini disebabkan karena perdagangan mata uang Turki di luar negeri (offshore) ditutup Senin tengah hari, menyambut liburan Iduladha.
Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengatakan kepada Reuters bahwa selama kunjungan ke Israel, "Pemerintah Turki membuat kesalahan besar karena tidak melepaskan Pendeta Andrew Brunson."
Dalam wawancaranya beberapa waktu lalu, Donald Trump meminta Turki untuk melepaskan Brunson. Hanya saja sampai saat ini pemerintahan Turki belum menanggapi komentar Trump.
Bronson yang berasal dari Carolina Utara dan tinggal di Turki selama dua dekade. Namun dia sudah ditahan selama 21 bulan di Turki atas tuduhan terorisme. Hal ini pun dibantahnya. Saat ini dia menjadi tahanan rumah. (chs)