Pendiri Alibaba Group Jack Ma mengatakan perusahaannya memilih lima produk tersebut karena memiliki kualitas yang baik. Selain itu, ini merupakan langkah Ma untuk ikut mengangkat bisnis lokal Indonesia di pasar yang dimilikinya.
"Dengan adanya Double Eleven, kami ingin membantu usaha lokal Indonesia untuk belajar dan mendapat kesempatan," ucapnya di sela pertemuan tahunan IMF-World Bank di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, produsen kelima produk sudah berkomitmen bisa memenuhi minimal volume produksi sebanyak 1 juta untuk ditempatkan di gudang Alibaba. "Kemudian kenapa makanan? Karena ini yang bisa diterima Alibaba dan sudah ada di platform mereka," katanya.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menyambut baik kesempatan yang diberikan Alibaba kepada dunia usaha tanah air. Ia berharap kesempatan dari Alibaba ini bisa meningkatkan penetrasi produk lokal di pasar internasional.
"Kami juga sudah bicara dengan Alibaba untuk peluang produk-produk ke depannya. Tapi kami harus pastikan kapasitas kami karena transaksinya pasti besar," ungkapnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan Indonesia tak hanya menyiapkan lima produk untuk menjajal pasar Alibaba. Pemerintah dan pelaku usaha Tanah Air juga akan berpartisipasi dalam acara tersebut.
"Kami diberi dukungan oleh Jack Ma dan Alibaba untuk ikut forum besar mereka. Presiden akan hadir dan disiarkan seluruh dunia," pungkasnya.