INKA Ekspor 250 Kereta Bernilai Rp1,4 Triliun ke Bangladesh

CNN Indonesia | Senin, 21/01/2019 14:34 WIB
INKA Ekspor 250 Kereta Bernilai Rp1,4 Triliun ke Bangladesh Ilustrasi. (ANTARA FOTO).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) Minggu (20/1) kemarin mengekspor 250 gerbong kereta ke Bangladesh. Total nilai ekspor ke-250 gerbong kereta tersebut mencapai US$100,89 juta atau setara Rp1,4 triliun.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan ekspor 250 gerbong kereta tersebut merupakan hasil kemenangan tender PT INKA atas proyek pengadaan kereta penumpang untuk Bangladesh Railway pada 2017 kemarin. Ekspor tersebut menurutnya, merupakan bukti bahwa daya saing dan kompetensi INKA dalam industri kereta api kian diakui.

"Ini menunjukan kemampuan engineering dan produk nasional yang sudah bisa menembus pasar ekspor sekaligus menembus pasar-pasar nontradisional," katanya seperti dikutip dari website Kementerian Perindustrian, Senin (21/1).



Airlangga mengatakan secara kualitas produk kereta buatan INKA cukup kompetitif. Produk kereta api tersebut memiliki keunggulan berkaitan dengan tingkat kandungan komponen dalam negeri (TKDN) yang sudah mencapai 65 persen.

"Kalau engineering dihitung sebagai local content, bisa mencapai 80 persen, ditambah sinergi dengan bahan baku lokal yang sudah tersedia," katanya.

Direktur Utama INKA Budi Noviantoro mengatakan saat ini peluang ekspor kereta yang dimiliki oleh INKA ke sejumlah kawasan di Asia Selatan dan Afrika masih terbuka lebar. Agar peluang tersebut bisa didapat, INKA saat ini terus memperbaiki kualitas produk, harga serta pengiriman.

Agar ambisi tersebut bisa tercapai, INKA akan memperluas pabrik kereta di Banyuwangi. Total nilai investasi yang diperlukan untuk memperluas pabrik tersebut mencapai Rp1,63 triliun.

(agt)