Data yang mereka miliki, sepanjang 2018 kemarin, nilai ekspor produk rokok dan cerutu berhasil mencapai US$931,6 juta atau setara Rp13,2 triliun (kurs Rp14.198 per dolar AS).
Nilai ekspor tersebut naik 2,98 persen jika dibandingkan 2017 yang US$904 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain berkontribusi pada penerimaan devisa, Airlangga mengatakan industri rokok juga berperan besar dalam menyokong penerimaan negara dari sektor cukai. Maklum, sepanjang 2018 kemarin penerimaan negara dari cukai rokok mencapai Rp153 triliun.
Industri rokok kata Airlangga juga berperan besar dalam bidang penciptaan lapangan kerja.
[Gambas:Video CNN] (agt)