Prabowo Minta Indonesia Tiru China Tekan Kemiskinan

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Sabtu, 13/04/2019 21:15 WIB
Prabowo Minta Indonesia Tiru China Tekan Kemiskinan Pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam debat capres terakhir, Sabtu (13/5). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Capres Prabowo Subianto menilai Indonesia seharusnya meniru China dalam menekan angka kemiskinan. Menurut dia, pengentasan kemiskinan China berhasil dalam waktu relatif singkat.

"Kita harus contoh China. 40 tahun hilangkan kemiskinan. Kita harus contoh, berani belajar dari yang hebat," kata Prabowo dalam debat capres kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Eks danjen Kopassus TNI itu berdalih tidak sedang menyalahkan lawan debatnya, Joko Widodo. Toh, Prabowo menganggap persoalan dalam ekonomi RI sebagai kesalahan semua pihak.

"Jadi, kita ini salah jalan. Kita harus kembali ke UUD 1945 Pasal 33, belajar yang baik. Saya tidak salahkan bapak, tapi ini kesalahan besar," imbuhnya.


Ia melanjutkan ke depannya pemerintah harus berani membangun industrialisasi, lapangan kerja, perlindungan petani dan nelayan.


"Kita semua harus bertanggung jawab," tandasnya.

Sebelumnya, Amien Rais sebagai pendukung Capres Prabowo mempertanyakan keberpihakan pemerintahan Jokowi terhadap asing. Kepentingan asing yang jelas ia sebut adalah China. Maklum, di era pemerintahan Presiden Jokowi peran China dalam ekonomi Indonesia memang meningkat.

Peningkatan tercermin dari investasi dari China memang meningkat pesat. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada akhir tahun lalu, total investasi asal Negeri Tirai Bambu tersebut mencapai US$2,37 miliar.


Investasi tersebut, meningkat 197 persen jika dibandingkan 2014 yang hanya US$800 juta. Di masa Jokowi, China mendapatkan banyak proyek besar.

Salah satu yang paling terlihat jelas; Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Proyek bernilai investasi sekitar Rp80 triliun tersebut sebenarnya sejak awal diincar Jepang.

Namun belakangan, Wakil Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani pernah bilang bahwa China sangat penting bagi Indonesia. Dari dulu katanya, China menjadi faktor penting bagi pembangunan Indonesia. "China itu sesuatu yang tidak bisa dinafikan," katanya.

Calon Presiden Prabowo pun usai menghadiri Hari Kemerdekaan ke-69 China di Ballroom Shangrilla Hotel September 2018 lalu mengakui peran penting China. Dia karena itu mengatakan akan terus menjalin hubungan baik dengan China.

[Gambas:Video CNN]

Seperti dikutip dari Antara, Prabowo mengatakan Indonesia harus meningkatkan hubungan baik dan saling membantu dengan China. (bin/bir)