"Tentu, secara global memang terjadi, dan itu world wide (secara global) tentu berpengaruh ke pasar-pasar yang memang demand (permintaan) di luar negeri agak turun," katanya, Jumat (1/11).
Selain perlambatan ekonomi global, ia bilang beberapa negara mulai memberlakukan proteksionisme dagang. Salah satunya, Vietnam yang memberlakukan aturan impor mobil completely built up (CBU).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya, kami harus cari komoditas-komoditas utama dan komoditas-komoditas yang bisa mengganjal itu," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan industri manufaktur besar dan sedang cuma 4,35 persen atau turun dari periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) sebesar 5,04 persen.
Jenis industri yang mengalami penurunan produksi secara tahunan paling tinggi adalah industri barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar 22,95 persen.
Namun demikian, kinerja industri manufaktur secara kuartal membaik. Tercatat, industri manufaktur tumbuh sebesar 5,13 persen secara kuartalan dibandingkan kuartal II 2019 yang terpantau tumbuh minus 1,91 persen. (ulf/bir)