Dugaan Korupsi Asabri Bikin Menko Luhut Sedih

CNN Indonesia | Jumat, 17/01/2020 18:42 WIB
Dugaan Korupsi Asabri Bikin Menko Luhut Sedih Menko Luhut sedih mendengar kasus dugaan korupsi Asabri. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan merasa sedih mendengar kasus dugaan korupsi yang membelit PT Asabri (Persero).

"Uang prajurit aman sudah pasti tetapi kami sangat sedih melihat ini, itu saja," ujar mantan perwira tinggi ini dalam acara Coffee Morning di kantornya, Jumat (16/1).

Luhut telah menanyakan persoalan Asabri kepada Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo. Berdasarkan informasi yang diterimanya, ia menyebut memang ada 'permainan' dalam pengelolaan Asabri. Hal itu yang akan dibenahi oleh Kementerian BUMN.


"Saya lihat mereka (Kementerian BUMN) sudah punya konsep untuk melakukan itu (pembenahan), mungkin bulan ini akan segera diserahkan," ujarnya.

Menurut Luhut, manajemen Asabri perlu diisi oleh orang-orang profesional. Tidak hanya oleh kelompok perwira.

"Tidak boleh hanya karena Asabri maka ABRI atau TNI. Mungkin akan dimasukkan orang-orang profesional atau TNI yang profesional dan mengerti uang. Saya kan juga mengerti," ujarnya.

Masuknya profesional, sambung Luhut, diperlukan agar manajemen tidak dibodohi dengan skema menggoreng saham.

Luhut juga menanggapi pernyataan manajemen yang membantah dugaan korupsi di tubuh perseroan.

"Kalau ada orang bilang kemarin enggak ada korupsi. Yah, mungkin enggak ada korupsi tetapi kau main-main goreng-goreng saham.

Ia menilai oknum yang terlibat dalam aksi 'goreng saham' tidak akan bisa lari. Sebab, Kementerian BUMN telah mengantongi data kapan saham itu dimainkan dengan aset-aset yang tidak benar.

"Pasti akan kena semua. Presiden juga sudah minta pembenahan semua secara struktur," ujarnya.

Kemarin, Kamis (16/1), Direktur Utama A Sonny Widjaja membantah tudingan korupsi yang dialamatkan kepada perusahaan asuransi khusus prajurit TNI dan Polri tersebut.

[Gambas:Video CNN]

"Saya menjamin bahwa uang peserta yang dikelola di Asabri tidak hilang dan tidak dikorupsi," katanya singkat.

Bahkan, ia menegaskan akan menempuh jalur hukum menuntut pihak-pihak yang mengakibatkan kegaduhan.

"Kepada pihak-pihak yang berbicara tentang Asabri, harap menggunakan data dan fakta yang sudah terverifikasi. Hentikan pendapat, pembicaraan yang tendensius, negatif, dan mengakibatkan kegaduhan. Saya akan menempuh jalur hukum jika masih dilakukan," ujar Sonny. (wel/sfr)