"Dari sisi potensi (dampak) kami akan melihat dari regional dan global karena menyangkut lebih banyak muncul (kekhawatiran) virus tertransmisikan seperti (virus) SARS dan H1N1," ujar Sri Mulyani, Rabu (22/1).
Kendati begitu, Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) itu belum bisa memperkirakan seperti apa dampak virus corona bila terus menerus menyebar ke berbagai negara. Saat ini, virus corona dikabarkan sudah bergerak dari China ke Thailand, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Makau, hingga Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Sri Mulyani Respons Wacana Pembubaran OJK |
Nilai tukar rupiah melemah ke 0,04 persen dari Rp13.669 menjadi Rp13.675 per dolar AS pada pagi tadi. Begitu juga dengan harga emas Antam yang turun Rp2.000 dari Rp771 ribu menjadi Rp769 ribu per gram.
"Pasar keluar dari (kepemilikan) emas dan masuk ke dolar AS karena kekhawatiran terhadap virus corona yang mematikan dari China, ini sudah masuk AS juga," ujar analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra kepada CNNIndonesia.com.
[Gambas:Video CNN] (uli/age)