Sentimen Pasokan AS Angkat Harga Minyak Dunia

CNN Indonesia | Jumat, 21/02/2020 07:20 WIB
Sentimen Pasokan AS Angkat Harga Minyak Dunia Harga minyak naik tipis pada penutupan perdagangan Kamis (20/2), waktu AS. (iStock/ozgurdonmaz).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga minyak mentah dunia menguat tipis pada perdagangan Kamis (20/2), waktu Amerika Serikat (AS). Penguatan minyak ditopang perlambatan pertumbuhan pasokan AS.

Mengutip Antara, minyak mentah berjangka Brent naik 19 sen atau 0,32 persen menjadi US$59,31 per barel. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) bertambah 49 sen atau 0,90 persen di level US$59,31 per barel.

Badan Informasi Energi AS (EIA) menuturkan persediaan minyak mentah AS hanya naik 414 ribu barel pekan lalu. Angka itu jauh lebih rendah dari prediksi analis yakni 2,5 juta barel.


Data juga menunjukkan tingkat pemanfaatan kilang pantai timur AS turun menjadi 59,2 persen pekan lalu. Angka itu adalah yang terendah sejak November 2012. Namun, tingkat pemanfaatan kilang AS secara keseluruhan naik 1,4 persen.

"Sentimen fundamental hari ini terutama melesetnya rilis data EIA mingguan dari prediksi," kata Presiden Ritterbusch and Associates Jim Ritterbusch.

Namun, virus corona masih membayangi pasar sehingga membatasi kenaikan harga minyak. Kematian pertama di Korea Selatan memicu ketakutan terhadap pandemi global karena penelitian menunjukkan bahwa virus itu lebih menular daripada prediksi.

Korban meninggal akibat terinfeksi Virus Corona terus melonjak hingga mencapai 2.120 orang di seluruh dunia hingga Kamis (20/2). Virus itu menginfeksi 76.262 orang di sejumlah negara.

China telah menurunkan suku bunga guna menopang perekonomian. Langkah China itu mengurangi kekhawatiran melambatnya permintaan.
(ulf/sfr)