Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan dampak insentif fiskal minimal bisa dirasakan setelah tiga bulan berjalan. Artinya, jika pemerintah mengucurkan insentif pada Maret, maka pengaruhnya ke ekonomi domestik bisa terlihat pada akhir Juni atau awal Juli.
"(Insentif terasa) setelah paket insentif berjalan tiga bulan. Kalau bagus kami lanjutkan. Iya terasa (di kuartal III atau kuartal IV)," ungkap Airlangga, Rabu (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Destinasi wisata yang dimaksud adalah Jogyakarta, Malang, Manado, Bali, Mandalika, Labuan Bajo, Bangka Belitung, Batam, Danau Toba dan Bintan. Pemerintah pun mengucurkan dana sebesar Rp443,39 miliar untuk memberikan diskon tiket pesawat kepada wisatawan domestik.
Kemudian, pemerintah juga mengucurkan dana untuk menarik wisatawan mancanegara sebesar Rp298 miliar. Dana itu diberikan kepada influencer sebesar Rp72 miliar, kebutuhan promosi sebesar Rp103 miliar, kegiatan pariwisata sebesar Rp25 miliar, dan paket untuk maskapai serta biro perjalanan sebesar Rp98,5 miliar.
Tak hanya itu, pemerintah juga meningkatkan tunjangan kartu sembako dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu. Penambahan itu menghabiskan anggaran Rp4,56 triliun untuk 6 bulan ke depan.
Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp10 triliun untuk insentif fiskal tersebut. Dana itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)