Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani menuturkan realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020 lebih rendah dari estimasi pelaku usaha.
Pengusaha, kata dia, sebetulnya masih menaruh harapan tinggi pada angka pertumbuhan ekonomi di tiga bulan pertama. Sebab, setidaknya kegiatan ekonomi domestik masih relatif normal di awal tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pandemi telah memukul seluruh sektor usaha akibat pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah hingga ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Akibatnya, tak ada lagi penunjang kegiatan ekonomi yang menopang pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2020.
"Kami harap akan ada stimulus pemerintah yang setidaknya bisa membantu pelaku usaha dan masyarakat untuk bertahan di kuartal ini," katanya.
"Saya harap pemerintah melakukan aktivitas secepatnya kalau tidak, pertumbuhan ekonomi bisa minus di kuartal II," tuturnya.
Berbeda dengan Shinta, ia mengaku telah maklum dengan capaian pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020. Menurutnya, secara historis pertumbuhan kuartal I tiap tahunnya lebih rendah dibandingkan dengan kuartal lainnya. Pasalnya, konsumsi masyarakat mulai merangkak naik di kuartal II, II, dan IV. Akan tetapi, untuk tahun ini, kondisinya semakin buruk akibat pandemi covid-19.
"Kalau tidak minus saja sudah bagus," ujarnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menjelaskan pertumbuhan ekonomi kuartal I mengalami kontraksi sebesar 2,41 persen jika dibandingkan kuartal IV 2019.
"Kalau kita lihat pergerakan pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2020 seperti dialami negara lain mengalami perlambatan cukup dalam," ujarnya.
Di sisi lain, konsumsi rumah tangga pada kuartal I 2020 hanya sebesar 2,84 persen. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan kuartal I 2019 yakni 5,02 persen. Tak hanya itu, konsumsi rumah tangga tiga bulan pertama 2020 ini juga lebih rendah dibandingkan posisi kuartal IV 2019 yakni 4,97 persen. Padahal, kontribusinya paling besar kepada Produk Domestik Bruto (PDB) yaitu 58,14 persen.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/sfr)