"Kondisi terakhir jumlah penduduk yang mengisi sensus online 43,91 juta jiwa. Terima kepada seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi," ujar Kepala BPS Suhariyanto, Jumat (15/5).
Namun, penambahan jumlah masyarakat yang mengisi sensus penduduk online terbilang tidak meningkat tajam dari posisi 5 Mei 2020 lalu yang sebanyak 42 juta orang. Jika dihitung, hanya ada penambahan sebanyak 1,91 juta orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:THR Cair Hari Ini, Ayo Bayar Zakat |
Bersamaan dengan itu, maka BPS turut memperpanjang masa wawancara berkaitan dengan sensus. Semula, jadwalnya 1-31 Juli 2020, kini berubah menjadi 1-30 September 2020.
Suhariyanto bilang perpanjangan masa wawancara dilakukan karena BPS perlu mengolah data sensus yang sudah masuk. Selain itu, masih ada tahapan penyiapan daftar penduduk dan pelatihan semua instruktur dari nasional hingga daerah, serta petugas lapangan.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)