Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan upah nominal buruh adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang dilakukan. Kemudian, upah riil buruh akan menggambarkan daya beli dari pendapatan yang diterima.
Artinya, jika upah riil nya stabil, maka daya beli buruh tani terbilang stabil pada April 2020. BPS biasanya akan membandingkan upah nominal dan konsumsi rumah tangga di pedesaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, ia memaparkan rata-rata upah buruh potong rambut wanita pada April 2020 naik 0,21 persen dari Rp28.547 per kepala menjadi Rp28.607 per kepala. Sejalan dengan itu, upah riil buruh potong rambut wanita ikut naik 0,13 persen dari Rp27.261 per kepala menjadi Rp27.297 per kepala.
Di sisi lain, upah riil asisten rumah tangga bulan lalu turun. Ini artinya, daya beli mereka melemah pada April 2020.
"Upah riil April 2020 asisten rumah tangga dibandingkan Maret 2020 turun sebesar 0,07 persen, yaitu dari Rp400.820 menjadi Rp400.554," pungkas Suhariyanto.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)