Dilansir AFP, Kantor Statistik Nasional (ONS) mencatat tingkat pengangguran di Inggris dari segi persentase juga turut terkerek menjadi 3,9 persen di kuartal pertama 2020. Pada kuartal yang sama tahun lalu, persentasenya berada di angka 3,8 persen.
Selain itu, permintaan tunjangan pengangguran di Inggris juga meningkat menjadi 2,1 juta pada April 2020. Permintaan tunjangan pengangguran itu bertambah 856.500 atau naik 69 persen dari Maret lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angka-angka menunjukkan Covid-19 memiliki dampak besar pada pasar tenaga kerja," ujar Jonathan Athow, Deputi Statistik Nasional ONS.
Athow mengungkapkan, pada Maret lalu, lapangan kerja masih baik karena pekerja yang dirumahkan masih dihitung sebagai pekerja. Tetapi jam kerja menurun tajam pada akhir Maret, terutama di bidang jasa dan konstruksi.
[Gambas:Video CNN]
ONS juga menginformasikan bahwa jumlah karyawan yang mendapatkan gaji pada April menurun. Persentase penurunannya berada di angka 1,6 persen dibandingkan bulan Maret.
"Ada tanda-tanda jumlah pekerja menurun karena data pajak menunjukkan angka karyawan dalam daftar penerima gaji turun. Lowongan kerja juga menyusut, termasuk sektor jasa," kata Athow.