Besok Terakhir, Sensus Penduduk Online Diikuti 47 Juta Orang

CNN Indonesia | Kamis, 28/05/2020 18:31 WIB
Petugas memantau sistem informasi dan data masyarakat yang mengisi online Sensus Penduduk Indonesia 2020 di Ruang Kendali Eksekutif Sensus Penduduk 2020 Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta, Senin, 17 Februari 2020. BPS mengadakan sensus penduduk pada 15 Februari hingga 31 Maret 2020. CNNIndonesia/Safir Makki BPS mengimbau warga untuk ikut sensus penduduk online yang akan berakhir pada Jumat (28/5) besok. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah masyarakat Indonesia yang berpartisipasi mengikuti Sensus Penduduk (SP) Online mencapai 47,9 juta per 28 Mei 2020. Jumlah ini mewakili 17,87 persen dari total populasi sekitar 268 juta orang.

"Pada posisi hari ini sudah mencapai 47,9 juta orang," kata Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Margo Yuwono kepada CNNIndonesia.com.

Sementara itu, SP online ini akan berakhir pada esok hari, Jumat (28/5). Ia mengatakan BPS telah mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam sensus penduduk tersebut.


BPS sendiri telah memperpanjang periode sensus penduduk. Semula, jadwal SP Online untuk tahap pengisian data dibuka sejak 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Namun, BPS memperpanjang periode pengisian data sampai 29 Mei 2020 karena pandemi virus corona (covid-19).

"Hari ini di sidang kabinet dan ke masyarakat dilakukan (imbauan) melalui media sosial," imbuhnya.

Mengutip Instagram resmi BPS, bps_statistics, mereka telah mengingatkan masyarakat untuk ikut serta dalam SP online lantaran besok adalah hari terakhir. Sensus penduduk baru akan kembali diadakan pada 2030 nanti.

"SP2020 adalah kewajiban penduduk Indonesia. Kita butuh data yang berkualitas. Partisipasi Anda jelas sangat ditunggu," tulis BPS.

Tak lupa, BPS meminta masyarakat untuk mempersiapkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebelum mengisi sensus.

Bersamaan dengan perpanjangan masa pengisian data online, BPS juga memperpanjang masa wawancara peserta sensus. Semula, jadwalnya 1-31 Juli 2020, kini berubah menjadi 1-30 September 2020. Hal ini dilakukan karena BPS perlu mengolah data sensus yang sudah masuk.

[Gambas:Video CNN]

(ulf/sfr)