Sebelumnya, inflasi ada kenaikan tingkat harga secara umum dan terus-menerus.
Dalam pernyataan badan legislatif itu, tingkat inflasi bulanan mencapai 15 persen pada Mei lalu. Angka ini menurun dibandingkan inflasi bulanan April yang mencapai 80 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank Sentral Venezuela juga merilis tingkat inflasi Mei pada Senin (8/6) lalu, yang mencapai 38,6 persen, lebih tinggi dari angka Majelis Nasioanal. Selain itu, inflasi sejak awal 2020 disebutkan sebesar 296 persen.
Venezuela sendiri masih berkutat dengan krisis ekonomi. Bahkan, ekonomi mereka telah mengalami resesi lebih dari enam tahun terakhir.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, pada akhir April lalu, pemerintah Venezuela telah menaikkan upah minimum sebesar 78 persen. Ini merupakan kenaikan upah yang kedua, tetapi upah minimum ini masih sekitar US$4 atau setara Rp56 ribu (asumsi kurs Rp14 ribu per dolar AS).
Pada akhir tahun lalu, inflasi di Venezuela berada di angka 9.500 persen mengacu data Bank Sentral. Tingkat inflasi ini lebih besar dari data Majelis Nasional yang menetapkan angka 7.300 persen.
(jal/sfr)