Moeldoko Pastikan Pembagian Bansos Tepat Sasaran

CNN Indonesia | Sabtu, 25/07/2020 00:03 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan pembagian bansos harus tepat dalam hal sasaran, waktu, dan jumlah. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan pembagian bansos harus tepat dalam hal sasaran, waktu, dan jumlah. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan pembagian bantuan sosial (bansos) sembako oleh pemerintah tepat sasaran. Ia berharap bansos ini dapat membantu masyarakat yang terdampak pandemi virus corona (covid-19).

"Saya ingin pastikan isinya sesuai dan tidak ada yang kedaluwarsa. Bansos ini harus tepat sasaran, tepat waktu dan tepat jumlahnya,"ujarnya melalui keterangan resmi dikutip Jumat (24/7).

Untuk itu, ia memantau langsung pembagian bansos sembako di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (24/7). Paket bansos yang dibagikan kali ini berisi beras, minyak goreng, sarden, mie instan dengan nilai sekitar Rp300 ribu.


Total sebanyak 60 ribu paket sembako akan diberikan secara bertahap kepada korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), pedagang, pekerja seni, pengemudi ojek online, penjual koran dan sebagainya.

Seluruh bansos didistribusikan kepada warga yang berdomisili wilayah Jabodetabek berdasarkan data yang sudah diverifikasi oleh Kementerian Sosial.

"Ini bukti keseriusan pemerintah memberikan layanan pada warga yang terdampak covid-19, negara hadir dalam upaya penanganan pandemi ini," paparnya.

Ia mengatakan pemerintah memiliki tiga strategi utama dalam mengatasi pandemi covid-19 ini.

[Gambas:Video CNN]

Pertama, dalam konteks kesehatan, pemerintah berupaya agar tidak terjadi peningkatan kasus. Kedua, masyarakat tetap harus bisa makan. Untuk itu, pemerintah menetapkan program perluasan bantuan sosial dan jaring pengaman sosial.

Ketiga, lanjut Moeldoko, masyarakat harus tetap bisa berusaha. Secara khusus, pemerintah mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di masa pandemi ini.

"Semua pihak harus saling membantu melawan pandemi. Saya sangat berterimakasih kepada komunitas masyarakat sipil yang sejak awal selalu berada di garda terdepan bersama yang lainnya melawan covid-19," ujarnya.

(ulf/sfr)