Jerman Resmi Terperosok ke Dalam Jurang Resesi

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 30/07/2020 16:52 WIB
Pemerintah mengumumkan PDB Jerman minus 10,1 persen dan resmi masuk jurang resesi menyusul Singapura dan Hong Kong. Pemerintah mengumumkan PDB Jerman minus 10,1 persen dan resmi masuk jurang resesi menyusul Singapura dan Hong Kong.(Getty Images/iStockphoto/franckreporter)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Jerman mengumumkan Produk Domestik Bruto (PDBJerman minus 10,1 persen. Dengan pengumuman tersebut Jerman resmi mengalami resesi ekonomi.

Pasalnya, kuartal I 2020 PDB Jerman kontraksi 2,2 persen. Dikutip dari AFP, Badan Statistik Federal Jerman menyebut kontraksi dalam PDB menjadi terbesar dan lebih parah dari krisis keuangan 2008-2009.

Badan Statistik tersebut mengungkap upaya penanggulangan pandemi virus corona membuat ekonomi anjlok terutama pada sektor ekspor dan impor.


Namun, di tengah resesi ekonomi, Jerman berhasil menahan angka PHK. Angka pengangguran yang dirilis bersamaan dengan PDB menunjukkan stabil 6,4 persen pada Juli, persentase yang sama pada Juni.

Menteri Ekonomi Peter Altmaier mengungkapkan pandemi covid-19 akan mendorong negaranya, termasuk negara-negara Uni Eropa, ke jurang resesi terparah sepanjang sejarah pascaperang.

Altmaier membela ekonomi Jerman tidak 100 persen buruk. Dibanding dengan negara-negara Eropa lainnya, Jerman diklaim masih lebih baik. Bahkan, ia menilai Jerman cukup bertahan dengan kencangnya guncangan pandemi covid-19.

Apalagi, sejak Mei lalu, pemerintahannya telah melonggarkan penguncian wilayah di Jerman, seiring dengan terkendalinya tingkat penularan virus corona.

Diharapkan, kondisi ini bisa membawa Jerman kembali mencatat pertumbuhan ekonomi positif pada Oktober nanti. Keyakinan ini ditopang juga oleh stimulus investasi dan upaya mengangkat daya beli masyarakat.

Selain itu, kebangkitan ekonomi di Jerman juga didukung oleh dana penanganan virus corona sebesar 750 miliar euro yang digelontorkan oleh Uni Eropa.

Meskipun, secara keseluruhan, Altmaier memperkirakan ekonomi Jerman masih negatif di sepanjang 2020. Menurutnya, ekonomi Jerman akan minus 6,3 persen tahun ini dan bangkit pada 2021 menjadi positif 5,2 persen.

[Gambas:Video CNN]



(age/agt)