Laba BTN Rontok 40 Persen Pada Semester I 2020

CNN Indonesia | Senin, 03/08/2020 16:00 WIB
BTN mencatat penurunan laba hingga 40 persen menjadi Rp768 miliar pada semester I 2020. BTN mencatat penurunan laba hingga 40 persen menjadi Rp768 miliar pada semester I 2020. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencatat penurunan laba sebanyak 40 persen menjadi Rp768 miliar pada semester I 2020 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp1,3 triliun.

Perolehan laba bank BUMN yang fokus pada pembiayaan perumahan itu memang sudah tergerus sejak awal tahun. Pada kuartal I 2020 lalu, laba BTN anjlok 36,79 persen menjadi Rp457 miliar.

Namun demikian, Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury menuturkan laba bersih BTN masih di atas ekspektasi.


"Kami optimistis, hingga akhir tahun nanti target laba BTN masih on-track, sejalan dengan peningkatan permintaan kredit pada Juni 2020," terang Pahala dikutip dari keterangan resminya, Senin (3/8).

Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 9,4 persen year on year (yoy) atau senilai Rp7,91 triliun. Pertumbuhan ini masih lebih rendah dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 23,4 persen.

Selanjutnya, PT BRI (Persero) Tbk tercatat membukukan laba bersih senilai Rp8,17 triliun atau turun tipis 0,3 persen yoy. Pertumbuhan laba BRI berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun lalu yang mampu tumbuh 10,4 persen dengan membukukan laba Rp8,19 triliun.

Terakhir, PT BNI (Persero) Tbk juga mencatat perlambatan pertumbuhan laba dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Sepanjang Januari-Maret 2020 BNI mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,24 triliun atau tumbuh 4,3 persen yoy. Sementara, pada kuartal I 2019, BNI mencetak laba sebesar Rp4,08 triliun atau tumbuh 11,5 persen.

[Gambas:Video CNN]



(hrf/bir)