Pembiayaan Pegadaian Tumbuh 18 Persen di Tengah Corona

CNN Indonesia | Kamis, 30/07/2020 00:15 WIB
Pegadaian mencatat kenaikan pembiayaan 18,8 persen menjadi Rp80,4 triliun di tengah pandemi corona. Pegadaian mencatat kenaikan pembiayaan 18,8 persen menjadi Rp80,4 triliun di tengah pandemi corona. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pegadaian (Persero) menyalurkan pembiayaan sebesar Rp80,4 triliun hingga Juni 2020. Realisasi itu tercatat tumbuh 18,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan sebanyak 60 persen dari total pembiayaan mengalir ke sektor produktif, dan sisanya ke sektor konsumtif.

"Meskipun kondisi global kurang bersahabat, penyaluran pinjaman masih relatif aman. Sampai akhir Juni, NPF (pembiayaan bermasalah/macet) tercatat 2,37 persen. Masih di bawah rata-rata NPF industri pembiayaan," tuturnya, mengutip keterangan resmi, Rabu (29/7).


Lebih lanjut dia merinci, outstanding loan perseroan mencapai Rp53 triliun atau naik 21,3 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp43,6 triliun. Dari sisi aset, perseroan membukukan kenaikan 22 persen menjadi Rp68,4 triliun.

Dari sisi nasabah, Pegadaian mencatat 15 juta nasabah atau meningkat 26,6 persen dibandingkan semester I 2019 lalu yang sebanyak 11,9 juta nasabah.

Namun, BUMN pembiayaan itu mengantongi laba bersih Rp1,5 triliun. Pencapaian ini stagnan alias sama dengan periode yang sama tahun lalu.

Kuswiyoto menyebut untuk menjaga kinerja perusahaan, manajemen memperluas kanal distribusi. Saat ini, terdapat 716 mitra sinergi dari berbagai instansi yang menjalin kerja sama dengan perusahaan.

Manajemen juga memperluas basis nasabah melalui sistem keagenan. Hingga Juni 2020, tercatat 10.385 agen aktif.

[Gambas:Video CNN]



(bir/agt)