Gempa Pangandaran Tak Ganggu Fasilitas Pertamina

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Minggu, 25/10/2020 14:34 WIB
Pertamina menyebut gempa magnitudo 5,9 di Pangandaran, tidak menyebabkan gangguan pada fasilitas perusahaan, seperti Fuel Terminal Tasikmalaya. Pertamina menyebut gempa magnitudo 5,9 di Pangandaran, tidak menyebabkan gangguan pada fasilitas perusahaan, seperti Fuel Terminal Tasikmalaya. (CNN Indonesia/Daniela Dinda).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) mengaku gempa bumi magnitudo 5,9 yang berpusat di Pangandaran, Jawa Barat, dan mengguncang beberapa daerah sekitarnya tak menyebabkan gangguan terhadap fasilitas maupun layanan ke konsumen.

"Di Tasikmalaya terjadi dua kali guncangan, namun tidak berdampak pada operasional Pertamina, di mana terdapat Fuel Terminal Tasikmalaya, SPBU, SPPBE, dan agen serta pangkalan gas LPG," ujar Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Pertamina Eko Kristiawan, Minggu (25/10).

Namun, ia mengakui guncangan gempa terasa cukup kuat di sejumlah daerah di wilayah Priangan Timur, seperti Garut terasa di pesisir pantai Kecamatan Pameungpeuk, Cisompet, Cikelet, hingga Cikajang.


SPBU yang berada dekat dengan pesisir pantai pun, kata Eko, tetap beroperasi dan bersiaga mengantisipasi terjadinya gempa susulan.

SPBU yang dekat dengan pusat gempa, yakni SPBU 3444118 Pamengpeuk, Garut. Kemudian, di Tasikmalaya terdapat dua SPBU, yakni Pantai Cipatujah dan Cikalong yang berjarak 20-25 kilometer (km) dari pusat gempa.

"Lembaga penyalur LPG juga tetap beroperasi dan bersiaga," tutur Eko.

Sejalan dengan kesiapan dan kecukupan pasokan Pertamina untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah Priangan Timur, Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada.


Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan gempa di 90 km Baratdaya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 10 km. Gempa terjadi pukul 07.56 WIB pagi tadi.

[Gambas:Video CNN]



(bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK