BPOM Bakal Rilis Izin Penggunaan Darurat Vaksin Corona

CNN Indonesia | Senin, 23/11/2020 12:32 WIB
BPOM tengah mengkaji aspek keamanan dan efektivitas vaksin corona buatan Sinovac sebelum dinyatakan aman untuk didistribusikan. BPOM tengah mengkaji aspek keamanan dan efektivitas vaksin corona buatan Sinovac sebelum dinyatakan aman untuk didistribusikan. Ilustrasi. (iStockphoto/Manjurul).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah menganalisis keamanan dan efektivitas vaksin corona buatan Sinovac. Setelah hasil analisa keluar, BPOM akan memberikan izin penggunaan darurat (Emergency Use of Authorization/EUA) agar vaksin bisa segera bisa didistribusikan.

"BPOM akan berikan EUA pada waktunya. Saat ini data-data sedang dianalisis, walau uji klinis sudah selesai," ujar Kepala BPOM Penny Lukito dalam konferensi pers, Senin (23/1).

Sejauh ini, BPOM menyatakan aspek keamanan dalam uji klinis terpantau cukup baik. Selain itu, aspek mutu dari vaksin Sinovac juga positif.


"Sekarang kami sedang menunggu proses analisis, sehingga aspek keamanan efikasi bisa didapatkan dan kami berikan EUA sehingga vaksinasi bisa dilakukan," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan pihaknya terus melakukan persiapan untuk simulasi vaksin virus corona. Persiapan yang dilakukan salah satunya adalah sarana dan prasarana hingga sumber daya manusia (SDM).

"Kemenkes melakukan berbagai persiapan mulai dari SDM nya, kemudian fasilitas sarana prasarana nya, dan melakukan simulasi-simulasi untuk melancarkan bila saatnya vaksinasi nanti dilaksanakan," ucap Terawan.

Simulasi yang dilakukan terkait bagaimana pendistribusian vaksin virus corona secara detail. Hal ini agar pemerintah bisa mengantisipasi gangguan apa saja yang akan dihadapi saat distribusi vaksin.

"Ini akan kami terus laksanakan secara rutin dan terus menerus supaya semua tidak terjadi gangguan dan bisa berjalan dengan lancar," terang Terawan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan telah melihat proses simulasi di lapangan. Sejauh ini, ia menyatakan proses itu berjalan dengan baik.

"Saya minta simulasi ini terus dilakukan. Saya akan mengecek mungkin satu atau dua kali lagi sehingga nanti saat pelaksanaan betul-betul pada kondisi yang sudah sangat baik," kata Jokowi.

Ia juga memerintahkan jajaran menterinya untuk mengevaluasi mekanisme dan proses distribusi vaksin virus corona di Indonesia. Hal itu penting agar tak terjadi kekacauan saat distribusi dilakukan.

"Yang menurut saya paling penting agar perjalanan vaksin ke daerah ini bisa berjalan aman dan lancar," pungkas Jokowi.

[Gambas:Video CNN]



(aud/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK