Penjualan Emas Antam Turun 35 Persen Sepanjang 2020

CNN Indonesia | Kamis, 21/01/2021 14:22 WIB
PT Antam Tbk menjual 21.797 Kg (700,9 ribu t oz) emas sepanjang 2020 atau turun 35 persen dari tahun sebelumnya. PT Antam Tbk menjual 21.797 Kg (700,9 ribu t oz) emas sepanjang 2020, atau turun 35 persen dari tahun sebelumnya. Ilustrasi. (Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Antam Tbk membukukan penurunan volume penjualan emas unaudited sekitar 35,5 persen sepanjang 2020, yaitu dari 34.023 Kg atau 1,09 juta troy onz (t oz) pada 2019 menjadi 21.797 Kg atau 700,9 ribu t oz .

Pada periode yang sama, perusahaan memproduksi 1.672 Kg emas dari tambang Pongkor dan Cibaliung.

Khusus kuartal IV 2020, Antam mencetak penjualan emas sebesar 6.921 Kg (222.515 t oz), sedangkan tingkat produksi dari tambang Pongkor dan Cibaliung sebesar 388 Kg (12.474 t oz).


"Seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam berinvestasi emas, Antam fokus untuk memperkuat basis pelanggan logam mulia di pasar domestik," terang SVP Corporate Secretary Antam, Kunto Hendrapawoko dalam keterangan resmi dikutip Kamis (21/1).

Kunto menerangkan dalam menjalankan bisnis logam mulia, perusahaan selalu mengutamakan keamanan dan kepercayaan pelanggan dengan memastikan setiap transaksi sudah dilakukan sesuai dengan prosedur penyerahan barang dan harga resmi yang ditetapkan.

"Selain itu, dalam menjalankan bisnis logam mulia, Antam melakukan sistem direct selling atau transaksi langsung kepada pelanggan atau kuasa pelanggan dan tidak pernah melalui pihak lain," jelasnya.

Sementara, sepanjang kuarta IV 2020 Antam mencatatkan produksi unaudited feronikel sebesar 6.837 ton Nikel dalam Feronikel (TNi), tumbuh sebesar 7 persen dibandingkan capaian produksi pada kuartal III 2020, 6.371 TNi.

Selanjutnya, penjualan feronikel pada kuartal IV 2020 tercatat 6.639 TNi atau tumbuh sebesar 2 persen dibandingkan dengan capaian kuartal sebelumnya.

Adapun akumulasi capaian produksi dan penjualan feronikel unaudited perusahaan sepanjang 2020 tercatat sebesar masing-masing 25.970 TNi dan 26.163 TNi.

"Atas capaian tingkat produksi feronikel tersebut, Antam kembali mencatatkan capaian tertinggi kinerja produksi feronikel pada tahun 2020," terangnya.

Berikutnya, untuk produksi bijih nikel yang digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel dan penjualan kepada pelanggan domestik mencapai 1,90 juta wet metric ton(wmt), tumbuh 28 persen dibandingkan produksi bijih nikel kuartal sebelumnya, 1,49 juta wmt.

[Gambas:Video CNN]

Capaian penjualan unaudited bijih nikel pada kuartal IV 2020 tercatat sebesar 2,09 juta wmt, tumbuh signifikan jika dibandingkan dengan tingkat penjualan pada kuartal III sebesar 1,04 juta wmt.

Sepanjang2020, produksi bijih nikel unaudited Antam mencapai 4,76 juta wmt dengan tingkat penjualan mencapai 3,30 juta wmt.

Pada segmen bauksit, perusahaan mencatatkan volume produksi bauksit unaudited pada kuartal IV 2020 yang digunakan dalam produksi alumina serta penjualan kepada pelanggan sebesar 255 ribu wmt dan tingkat penjualan bauksit pada periode yang sama mencapai 276 ribu wmt.

Lebih lanjut, sepanjang 2020, penjualan bauksit unaudited perusahaan tambang pelat merah ini mencapai 1,23 juta wmt dan tingkat produksi bauksit sebesar 1,55 juta wmt.

(sfr/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK