Pemerintah Bakal Bangun Bakauheni Harbour City

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Rabu, 27/01/2021 12:15 WIB
Pemerintah akan membangun Bakauheni Harbour City setelah menyelesaikan Jalan Tol Trans Sumatera pada 2024 mendatang. Pemerintah akan membangun Bakauheni Harbour City setelah menyelesaikan Jalan Tol Trans Sumatera pada 2024 mendatang. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah akan meneruskan pembangunan infrastruktur dan transportasi di kawasan Merak-Bakauheni-Lampung, setelah Jalan Tol Trans Sumatera kelar. Rencananya, Tol Trans Sumatera bakal kelar pada 2024 nanti dan dilanjutkan dengan pembangunan Bakauheni Harbour City.

Bakauheni Harbour City diperkirakan memiliki luas 214 hektare (ha) yang dilengkapi dengan Taman Budaya Menara Siger, Intermoda Terminal, Marina Village, Bakauheni Harbour Park, dan Mangrove Forest. Tak ketinggalan, fasilitas hotel berbintang, vila, dan taman bermain.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, pembangunan di kawasan tersebut diharapkan bisa menyeret turun kesenjangan dan meningkatkan infrastruktur wilayah setempat.


"Pembangunan di Merak-Bakauheni-Lampung menjadi penting karena terdapat 21 juta orang dan 4,5 juta kendaraan yang melewati Pelabuhan Merak-Bakauheni," ujarnya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Transportasi secara virtual, Selasa (26/1).

Pembangunan selanjutnya, sambung Luhut, membangun lahan hortikultura serupa dengan yang akan dibangun di kawasan Danau Toba, sehingga menjadi penopang kebutuhan pangan.

Pembangunan ini penting, mengingat Lampung memiliki lahan perkebunan dengan ketinggian 700 kilometer sampai 1.200 kilometer di atas laut. "Pembangunan harus dilakukan secara terintegrasi dan efisien," terang dia.

Sementara, Trans Sumatera diharapkan rampung pada kuartal pertama 2024. Saat ini, sekitar 40 persen pembangunan sudah rampung dan mampu menghubungkan banyak titik di Sumatera.

"Diharapkan, dapat melancarkan konektivitas, mengefisienkan waktu, menghemat biaya, meningkatkan kelancaran logistik, serta menghubungkan banyak kawasan, termasuk kawasan industri, kawasan pariwisata, dan simpul produksi lainnya," ungkap Luhut.

Direktur Utama PT ASDP (Persero) Ira Puspadewi menambahkan Bakauheni memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu hub pariwisata Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan.

"Mengingat Bakauheni dikelilingi oleh beragam objek wisata, mulai dari sejarah, alam, dan pariwisata minat khusus," katanya.

Ira juga berharap agar kawasan Bakauheni dapat menjadi destinasi pariwisata berskala internasional, bukan hanya menjadi pelabuhan penyeberangan yang berkontribusi sebesar 42,2 persen atau sekitar 20,7 juta penumpang per tahun.

[Gambas:Video CNN]



(bir/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK