Movieland Hary Tanoe di KEK Lido Dibangun Bak Hollywood

CNN Indonesia | Senin, 15/02/2021 01:25 WIB
Proyek MNC Lido City yang diinisiasi Hary Tanoesoedibjo di kawasain KEK Lido bakal dilengkapi dengan movieland hingga theme park. Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. (Foto: MNC)
Jakarta, CNN Indonesia --

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan proyek perusahaan yakni MNC Lido City di Lido, Sukabumi, Jawa Barat akan dibangun sekelas dengan Hollywood, AS. Proyek tersebut telah disetujui menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Semua end to end dikerjakan di sini, sehingga kualitas produksi kami bisa seperti Hollywood," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (14/2).

Usai ditetapkan sebagai KEK, PT MNC Land Tbk (KPIG) sebagai pengelola proyek langsung memulai pembangunannya. Pembangunan proyek tersebut dimulai dengan movieland yang nantinya dikelola oleh PT MNC Studios International Tbk (MSIN).


Nantinya, movieland menyediakan studio film dan drama seri outdoor serta dilengkapi dengan sejumlah fasilitas menyerupai Hollywood, AS. Misalnya, backlot (lokasi shooting), sound stage (studio tertutup), peralatan produksi dengan teknologi mutakhir, hingga fasilitas pascaproduksi dengan teknologi berkelas dunia.

Untuk backlot, movieland akan menghadirkan perlengkapan shooting seperti area perumahan, permukiman perkotaan, nuansa kota tua, dan pedesaan. Pula, area alam terbuka termasuk area berlatar kerajaan-kerajaan di Indonesia.

Movieland juga akan dilengkapi backlot berbagai fasilitas umum, seperti rumah sakit, halte bis, sekolah, supermarket hingga gedung mirip bandara. Fasilitas pendukung lainnya yakni dormitory atau penginapan untuk para kru film atau televisi.

Hary Tanoe berharap movieland ini menjadi creative hub yang mampu menciptakan lapangan kerja, membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Movieland rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 21 hektare (Ha) di kawasan MNC Lido City.

"Ini akan baik untuk ekonomi kreatif. Menciptakan wirausaha baru, menjadi tempat wisata bagi masyarakat Indonesia bahkan luar negeri, menciptakan devisa, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat," ujarnya.

Movieland tersebut berada di kawasan MNC Lido City yang memiliki luas 3.000 Ha. Kawasan itu akan dilengkapi sejumlah fasilitas seperti lapangan golf, teman bertema (theme park), music festival venue (festival musik) seperti di Los Angeles, taman bunga seperti di Dubai, pusat data, pusat teknologi, dana, dan taman nasional.

"Jadi, Movieland dikelilingi fasilitas yang sangat luar biasa. Semuanya bertaraf internasional," tuturnya.

Sementara itu, Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menyetujui MNC Lido City sebagai KEK. Dalam keterangan resminya, Dewan Nasional KEK berharap proyek Lido itu mampu menghadirkan investasi serta menyerap tenaga kerja dengan jumlah yang signifikan.

"KEK Lido diharapkan betul-betul bisa mendorong pariwisata di Indonesia. Hasilnya harus jelas, turis ke Jawa Barat juga harus yang berkualitas internasional. Ini harus menjadi yang premium juga dan devisanya pun juga premium," ujar Ketua Dewan Nasional KEK, Airlangga Hartarto, melalui keterangan resminya.

Airlangga mengatakan prediksi dari keberadaan theme park di KEK Lido mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara hingga mencapai 63,4 juta orang sampai 2038.

Sementara inflow devisa dari wisatawan mancanegara dan penghematan outflow devisa dari wisatawan dalam negeri dapat mencapai US$4,1 miliar selama 20 tahun.

Catatan Redaksi: Artikel ini mengalami pergantian judul pada Senin (15/2) dari semula berjudul 'Jadi KEK, Proyek Hary Tanoe dan Trump Dibangun Bak Hollywood'.

(ulf/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK