Kredit Macet Bank Umum Membaik ke Posisi 3,17 persen

CNN Indonesia | Senin, 03/05/2021 16:59 WIB
Kredit macet bank umum membaik pada Maret 2021 di posisi 3,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya 3,21 persen. OJK mengungkap kredit macet bank umum membaik pada Maret 2021 di posisi 3,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya 3,21 persen. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kredit macet atau kredit bermasalah bank umum membaik. Pada Maret 2021, rasio Nonperforming Finance (NPL) tercatat sebesar 3,17 persen. Sementara, pada bulan sebelumnya, NPL mencapai 3,21 persen.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyebut penyaluran kredit perbankan secara bulanan (month to month/MoM) sudah tercatat bertumbuh 1,43 persen atau setara Rp70 triliun.

Dalam tahun berjalan pun (year to date/YTD), kredit perbankan masih tercatat bertumbuh 0,27 persen.


Namun memang, secara tahunan (Year on Year/YoY), aliran kredit perbankan masih terkontraksi hingga 3,77 persen secara tahunan.

"Kontraksi penyaluran kredit perbankan ini dikarenakan efek penyaluran yang tinggi pada bulan yang sama tahun sebelumnya," ungkap dia dalam konferensi pers KSSK, Senin (3/5).

Secara keseluruhan, ia melanjutkan rasio makroprudensial masih terjaga dengan baik dan dalam kondisi stabil. Bahkan, ia melanjutkan ada tanda-tanda perbaikan yang terlihat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Salah satu indikatornya, dia menyampaikan permodalan perbankan kuat dengan capital ratio 24 persen. Bahkan, permodalan industri keuangan non bank, seperti asuransi jiwa dan umum jauh di atas batas minimal.

"Dapat kami sampaikan ada tanda-tanda perbaikan, pertumbuhan sudah positif. Kami harapkan akan terus positif pada bulan berikutnya. Ini tentu sangat terkait dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan bersama-sama," terang Wimboh.

[Gambas:Video CNN]



(aud/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK