Survei: Ada 55 Persen Pengguna Paylater Baru Selama Pandemi

CNN Indonesia | Rabu, 09/06/2021 18:11 WIB
Survei menemukan bahwa lebih dari setengah dari pengguna jasa kredit paylater merupakan pelanggan baru di saat pandemi. Survei menemukan bahwa lebih dari setengah dari pengguna jasa kredit paylater merupakan pelanggan baru di saat pandemi.Ilustrasi. (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI).
Jakarta, CNN Indonesia --

Survei yang dilakukan oleh Kredivo dan Katadata Insight Center menemukan bahwa lebih dari setengah atau 55 persen dari pengguna jasa kredit paylater merupakan pelanggan baru di saat pandemi.

Semakin digandrungi, survei juga menemukan bahwa paylater menjadi salah satu metode pembayaran digital favorit atau sebanyak 27 persen dari total pembayaran digital di e-commerce. Paylater berada di urutan keempat, di bawah e-wallet, transfer bank, dan pembayaran di mini market.

Survei yang dilakukan dengan sample sebanyak 3.560 responden pada Maret 2021 ini juga menemukan kenaikan rata-rata nilai transaksi mayoritas terjadi di semua kategori selama 2020. Kenaikan tertinggi terjadi pada elektronik dengan pertumbuhan 39 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya.


Kenaikan juga terjadi pada kategori pakaian dan aksesoris sebesar 27 persen, kesehatan dan kecantikan sebesar 24 persen, peralatan rumah tangga 19 persen, dan peralatan kantor dan belanja sebesar 17 persen.

Selain itu, berdasarkan gendernya, ditemukan bahwa konsumen perempuan melakukan pembelian lebih banyak barang, namun untuk nominalnya masih lebih besar konsumen laki-laki.

Pengguna laki-laki secara rata-rata menghabiskan Rp216.980 per transaksi, sehingga konsumen perempuan menghabiskan rata-rata Rp152.468 per transaksi.

Untuk kategori umur, generasi Z dan X atau mereka yang berusia 36-45 tahun merupakan kelompok yang paling banyak berbelanja di e-commerce.

[Gambas:Video CNN]



(wel/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK