Pada kenyataannya, sayuran-sayuran ungguran adalah sumber dari penyakit salmonella, menurut sebuah penelitian makanan yang fokus dilakukan pada 2008 sampai 2012, seperti dilansir dari laman Fox News.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilaporkan, ayam adalah daging yang paling bermasalah dengan sepuluh persen kasus infeksi salmonella. Daging sapi dan babi berada di belakangnya.
Meski demikian, daging sapi adalah penyebab terbesar infeksi jenis bakteri E.coli, dengan sekitar 46 persen kasus penyakit. Tanaman sayuran berada pada baris kedua untuk jenis bahan makanan yang terinfeksi bakteri E.coli dengan sekitar 36 persen kasus.
Penelitian pada Februari lalu itu mendukung temuan sebelumnya, bahwa makanan dapat lebih berisiko daripada daging dalam hal penyakit dari makanan, seperti salmonella dan E.coli.
Para peneliti mengamati dua penyakit dengan prioritas tinggi lain, listeria dan campylobacter. Pada listeria, buah adalah sumber utama penyakit tersebut. Sementara, campylobacter paling dikaitkan dengan susu.
Laporan ini merupakan upaya awal oleh tiga lembaga pangan di Amerika Serikat, yakni USDA, FDA, dan CDC, yang bersatu dalam forum Interagency Food Safety Analytics Collaboration.
(win/mer)