Manfaatkan Ikan Teri Sebagai Pengganti Susu

rahmi | CNN Indonesia
Rabu, 18 Mar 2015 06:15 WIB
Sulit memisahkan susu dari tumbuh kembang anak. Minuman tersebut kaya akan nutrisi yang dibutuhkan anak agar bertumbuh kembang optimal. (Getty Images/ Thinkstock/Valentyn Volkov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sulit memisahkan susu dari tumbuh kembang anak. Minuman tersebut kaya akan nutrisi yang dibutuhkan anak agar bertumbuh kembang optimal, seperti kalsium, magnesium, dan fosfor.

Masalahnya, ada anak yang tidak dapat meminum susu, misalnya karena tidak suka ataupun alergi. Agar nutrisi kalsium anak tetap terpenuhi, orang tua bisa mengganti manfaat kalsium susu dengan makanan turunannya seperti keju dan yoghurt.

Jika anak masih menolak, langkah yang perlu dicoba adalah menyembunyikan bahan tersebut ke dalam makanan. Kalau masih gagal, barulah orang tua perlu mencari makanan yang betul-betul sumber kalsium tinggi.

"Kalsium kan adanya di tulang, jadi mesti makanan yang dimakan sama tulangnya, contohnya ikan teri," kata Yoga Devaera, dokter spesialis anak subspesialis nutrisi dan penyakit metabolik menyarankan alternatif susu saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Menurut Yoga, ikan teri memiliki kandungan kalsium yang tinggi sebab penganan tersebut biasa dikonsumsi bersama dengan tulangnya. Pada 100 gram ikan teri dapat mengandung kalsium hingga 972 miligram. Selain itu, jenis ikan ini juga cukup banyak tersedia di seluruh daerah di Indonesia.

"Kalau untuk anak kecil, ikan teri bisa juga dimakan tergantung teknik pemasakan. Ada beberapa bayi yang bisa makan teri basah yang teksturnya halus," ujar Yoga.

Meski demikian, yang perlu diperhatikan adalah sebaiknya tidak mengonsumsi ikan teri asin karena menurut dokter anak dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) itu, kandungan garam berlebih kurang baik bagi tubuh.

Di samping asupan kalsium, Yoga menambahkan, penting bagi orang tua untuk memenuhi asupan makanan dari kelompok karbohidrat, protein, serta sayur dan buah-buahan. Kurangnya asupan zat tersebut menyebabkan anak mengalami defisiensi nutrisi sehingga tumbuh kembangnya tidak optimal.

Adapun kalsium baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan pertumbuhan tulang dan gigi anak yang tidak sempurna. Kekurangan kalsium juga dikaitkan dengan terjadinya osteoporosis atau pengeroposan tulang.

(mer/mer)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER