Dee Lestari Jalani Hidup Sebagai Setengah Vegetarian

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Selasa, 24/03/2015 06:46 WIB
Dee Lestari Jalani Hidup Sebagai Setengah Vegetarian Dewi 'Dee' Lestari. (Tri Wahyuni/CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menjadi vegetarian, memang tidak mudah. Belum banyaknya restoran atau tempat makan yang ramah bagi para vegetarian membuat mereka sulit untuk mendapatkan makanan yang pas.

Akhirnya banyak para vegetarian yang memilih memasak makanan sendiri dan membawanya sebagai bekal.

Gaya hidup vegetarian ternyata juga dianut oleh penulis ternama Dewi 'Dee' Lestari. Tapi, Dee mengaku masih belum menjadi vegetarian sepenuhnya.


"Setengah minggu vegetarian, setengah enggak," kata Dee saat ditemui di kawasan Prapanca, Jakarta Selatan.

Menjalani hidup sebagai 'setengah' vegetarian pun dinikmati betul oleh penulis novel Supernova ini. "Rasanya enak-enak saja, yang penting istirahat cukup dan olahraga," ujarnya.

Pola tersebut pun dijalani Dee karena menurutnya kebutuhan tubuh tidak statis. Untuk itu tak perlu jadi full vegetarian. "Saya percaya kalau tubuh kita menginginkan sesuatu pasti memang tubuh kita butuh sesuatu itu," katanya.  

Ia pun mencontohkan, ketika ada keinginan untuk mengonsumsi buah, berarti tubuhnya sedang membutuhkan buah. "Kayak kalau lagi pengen banget buah, berarti memang ada nutrisi dari buah yang badan saya lagi butuh," ujarnya.

Dee memang tidak sendirian menjadi vegetarian di dalam keluarganya. Bahkan suaminya sudah menjalani hidup sebagai vegetarian sejak 20 tahun lalu. "Suami saya sudah 20 tahun vegetarian. Anak yang kedua juga vegetarian," katanya menjelaskan.



Sejak mengandung Atisha Prajna Tiara, anak kedua Dee, ia pun sudah menjadi vegetarian. Kebiasaan itu pun ternyata menular pada anaknya hingga Dee harus menyiapkan makanan khusus setiap hari. "Saya selalu bawain bekal ke sekolah," katanya.

Selain menjadi vegetarian, Dee pun menjalani olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehatnya. Ia pun mengaku saat ini sedang menjalani olahraga interval training. "Ganti-gantian, jogging, jalan, jogging, jalan," ujarnya. "Buat saya ini sangat cukup," katanya menambahkan.

Kebiasaannya saat ini pun tidak menjamin Dee untuk tetap menjalankannya ke depan. Ia pun berangan, mungkin tahun depan semuanya bisa berubah. "Buat saya enggak ada kebutuhan yang statis gitu, mungkin tahun depan tubuh saya butuh yang lain lagi." (mer/mer)