4 Pelestarian Kesuburan Agar Pasien Kanker Punya Keturunan

Windratie, CNN Indonesia | Rabu, 22/04/2015 13:44 WIB
Banyak survivor kanker perempuan bertanya-tanya, apakah mereka bisa memiliki anak setelah menyelesaikan pengobatan? Terapi standar untuk berbagai jenis kanker, termasuk operasi, kemoterapi, dan radiasi, semuanya dapat memengaruhi organ-organ reproduksi perempuan, terutama ovarium. (Thinkstock/Monkey Business Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus kanker terus meningkat. Di antaranya, hal tersebut karena orang-orang kian sadar melakukan deteksi dini dan diagnosis kanker. Di lain pihak, seperti dilansir dari laman Fox News, jumlah perempuan yang ingin memelihara kesuburan mereka turut melonjak.

Diperkirakan, lebih dari 500 ribu perempuan, berusia antara 20 dan 45 tahun, didiagnosis menderita kanker setiap tahunnya. Kabar baiknya, berkat pemeriksaan awal, 80 persen dari perempuan tersebut memiliki tingkat bertahan hidup lebih dari lima tahun.

Meski begitu, banyak survivor kanker perempuan bertanya-tanya, apakah mereka bisa memiliki anak setelah menyelesaikan pengobatan. Terapi standar untuk berbagai jenis kanker, termasuk operasi, kemoterapi, dan radiasi, semuanya dapat memengaruhi organ-organ reproduksi perempuan, terutama ovarium.


Manny Alvarez, dari pusat Kesehatan Universitas Hackensack mengatakan, ada beberapa obat kemoterapi, seperti obat golongan alkylating agent, yang untuk sementara sangat efektif dalam membunuh sel-sel kanker. Namun, obat ini juga memiliki efek toksik pada jaringan ovarium.

Radiasi di panggul perut dapat mengganggu menstruasi normal dan memengaruhi fungsi rahim.

Manny mengatakan, “Jika memiliki anak penting untuk Anda, maka Anda harus berbicara dengan dokter tentang bagaimana pengobatan memengaruhi kesuburan. Juga, apa pilihan untuk memelihara kesuburan.”

Berikut adalah empat teknik melestarikan kesuburan, harapan bagi para pasien kanker untuk tetap bisa memiliki keturunan.

Membekukan telur

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4 5
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK