Tiongkok Jadi Penghasil Anggur Terbesar Kedua di Dunia

Windratie, CNN Indonesia | Rabu, 29/04/2015 11:40 WIB
Tiongkok Jadi Penghasil Anggur Terbesar Kedua di Dunia Tiongkok menyalip Perancis sebagai daerah penghasil anggur terbesar kedua di dunia, menurut International Organisation of Vine and Wine (IOVW). (CNN Indonesia internet/ Daria/epicantus)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiongkok sudah menyalip Perancis sebagai daerah penghasil anggur terbesar kedua di dunia, menurut International Organisation of Vine and Wine (IOVW).

Tiongkok dengan cepat muncul sebagai pemain utama dalam pemeliharaan tanaman anggur global. Sekarang negara di Asia Timur ini menyumbang sekitar 11 persen dari wilayahnya untuk dijadikan kebun anggur pada 2014. Angka ini naik dari empat persen pada 2000.

Perancis masih jadi produsen terbesar anggur. Sekitar 46,7 juta hektoliter anggur dibuat sebuat setiap tahun di Negeri Menara Eiffel ini, seperti dilansir dari laman Independent.


Menurut data IOVW, Amerika Serikat adalah konsumen anggur terbesar, diikuti Perancis dan Italia. Sementara, importir anggur terbesar adalah Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat. Dihitung-hitung, total perdagangan global anggur adalah senilai  € 26 miliar atau sekitar Rp 369 triliun.

Sebelumnya, di awal April kemarin dilaporkan Brad Pitt dan Angelina Jolie menjadi korban pemalsu di Tiongkok, yang menciptakan botol palsu minuman anggru Miraval Rose milik pasangan tersebut.

Pitt dan Jolie bekerjasama dengan keluarga penghasil anggur terbesar di Perancis, Perrin, untuk menciptakan campuran minuman campuran organik Grenanche, Carina, Syrah, dan Rolle seharga £ 18 atau sekitar Rp 358 ribu.

Mereka membeli sekitar 1200 hektar Chateau Miraval pada 2008 senilai $ 55 juta atau sekitar Rp 713 miliar. Puri yang dikelilingi kebun anggur luas tersebut kemudian menjadi rumah bagi pernikahan rahasia mereka pada Agustus 2014.

Pasangan Hollywood ini juga memproduksi anggur putih yang diberi nama Lady Jane, dan minuman mawar yang mereka beri nama Pink Floyd, untuk menghormati band rock Inggris, yang merekam album The Wall mereka di puri tersebut.


(win/mer)